Target Millenium

Seniman Jalanan

Posted in Hariku by targetmillenia on April 21, 2008

Di jalanan, perempatan lampu merah, dalam bus kota, bahkan sampe ke pintu-pintu rumah kita. Pengamen bertebaran. Mencari recehan untuk makan. Adakalanya menghibur, adakalanya nyebelin. Yang nyebelin, di siang bolong genjrang-genjreng ga jelas di bawah pengaruh alkohol yanyi lagu-lagu balada. Kreatifitas yang menyedihkan !.

Saya termasuk yang punya pengalaman ga enak sama seniman-seniman ini, prilaku yang kurang sopan dengan menebar ancaman baru keluar dari penjara dan karena merasa lebih baik mengamen daripada mencuri tapi dengan kualitas yang sangat minim berusaha menangguk untung. Itu terjadi beberapa tahun ke belakang, sekarang kita patut bersyukur bahwa gaya-gaya preman berkedok seniman ini nyaris tak berbekas.

Seniman jalanan yang berusaha untuk bertahan hidup di kerasnya Ibukota, sebenernya sebuah pekerjaan informal yang menghasilkan cukup banyak rupiah. Bayangkan, kalo setiap seniman jalanan bisa membawa pulang 20-30 Ribu Rupiah per hari. Berapa penghasilan bulanan mereka. Itu dihitung perorangan. Kalo perkelompok kisaran pendapatan mereka mungkin bisa lebih besar. Bahkan ada yang berani menyebut angka ratusan ribu rupiah per hari. Perputaran uang yang fantastis !

Dilema pemerintah saat ini adalah kurang siapnya menyediakan lapangan kerja baru buat angkatan kerja berpendidikan apalagi tidak berpendidikan. Semakin lama, semakin tinggi. Tingkat pengangguran ini bisa diatasi dengan pembinaan para seniman jalanan dengan memberikan mereka ruang berekspresi yang lebih layak. Seperti di Taman Kota, Tempat keramaian (mall), Stasiun Kereta/Bus dan lain-lain. Dengan harapan agar profesi seniman jalanan ini tidak menjadi target operasi pemerintah daerah yang mulai merasa “gerah” dengan akselerasi seniman-seniman jalanan di hampir setiap sudut kota.

Ide penerapan PERDA tentang ketertiban umum dimana seniman jalanan disebut sebagai salah satu penyebabnya bakalan membawa implikasi bertambahnya jumlah pengangguran dan berkurangnya angka kreatifitas anak muda bangsa.

Dari seniman jalanan bukannya ga mungkin bakalan lahir seniman-seniman panggung yang bisa mengharumkan nama bangsa di dunia Internasional.

Kita tunggu aja … J

Tinggalkan Balasan